Perkuat Mutu Akademik, AMAN JAYA Integrasikan AI dalam Pengembangan Bahan Ajar Dosen
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran, Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Modul dan Bahan Ajar Dosen pada 21–23 Oktober 2026 di Sari Alam, Ciater, Subang, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 33 dosen sebagai bagian dari langkah strategis kampus dalam memperkuat kualitas akademik sekaligus mendorong transformasi pembelajaran di era digital.
Workshop ini menjadi kesempatan bagi para dosen untuk mengembangkan dan menyusun modul serta bahan ajar yang lebih terstruktur, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Setiap peserta diarahkan menghasilkan draft modul dan bahan ajar untuk mata kuliah yang diampu dengan mengacu pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Melalui kegiatan ini, dosen juga memperkuat pemahaman mengenai keterkaitan materi perkuliahan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga Sub-CPMK. Penyusunan materi dilakukan dengan memperhatikan kesesuaian referensi, sumber ajar, serta tahapan pembelajaran agar setiap mata kuliah memiliki arah dan target kompetensi yang jelas.
Tidak hanya berfokus pada penyusunan materi secara konvensional, workshop ini turut mendorong pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan bahan ajar.
Integrasi AI diharapkan dapat membantu dosen memperkaya referensi, mengembangkan materi, dan meningkatkan efektivitas proses penyusunan modul, dengan tetap mengedepankan ketepatan substansi serta tanggung jawab akademik.
Direktur Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Samiyono.SE.M.Si. M.Tr.Opsla. turut hadir secara langsung dan mengikuti rangkaian kegiatan selama dua hari. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran dosen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri maritim.
Menurutnya, penyusunan modul dan bahan ajar harus menjadi bagian dari upaya nyata meningkatkan mutu pembelajaran, bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi akademik.
“Workshop ini bukan sekadar menghasilkan dokumen modul dan bahan ajar, tetapi menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di AMAN JAYA. Setiap dosen harus mampu menyusun materi perkuliahan yang selaras dengan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK, sehingga proses pembelajaran benar-benar berorientasi pada kompetensi lulusan sesuai pendekatan Outcome-Based Education (OBE).
Di era transformasi digital, dosen juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu pengembangan pembelajaran.
Saya berharap hasil workshop ini tidak berhenti sebagai draft, tetapi ditindaklanjuti melalui validasi akademik dan implementasi dalam perkuliahan. Mari bersama-sama membangun AMAN JAYA menjadi institusi pendidikan maritim yang profesional, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing,” pesannya.
Melalui workshop ini, setiap dosen diharapkan dapat menghasilkan draft modul dan bahan ajar yang selanjutnya akan melalui proses evaluasi serta validasi oleh tim akademik sebelum diimplementasikan dalam kegiatan perkuliahan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen AMAN JAYA untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pendidikan tinggi, memperkuat budaya akademik, serta menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Dengan dukungan dosen yang kompeten, kurikulum yang terarah, dan pemanfaatan teknologi digital, AMAN JAYA terus berupaya mencetak sumber daya manusia maritim yang profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan. ( Humas AMAN JAYA )