Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) menerima kunjungan delegasi Marlow Navigation dalam agenda Official Visit & Exploratory Discussion pada 8–13 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan program pendidikan dan pelatihan kemaritiman AMAN JAYA sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan calon pelaut Indonesia yang kompeten dan mampu bersaing di industri pelayaran internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur AMAN JAYA: Samiyono, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla menyampaikan sambutan hangat kepada delegasi Marlow Navigation serta mengapresiasi ketertarikan perusahaan pelayaran tersebut untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan, program pelatihan, fasilitas, dan berbagai kegiatan pengembangan taruna yang diselenggarakan AMAN JAYA.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga membuka ruang dialog untuk membangun hubungan profesional jangka panjang antara institusi pendidikan kemaritiman dan industri pelayaran global.

Kedua pihak menjajaki potensi kolaborasi yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga pelaut profesional sekaligus memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.

Sebagai institusi pendidikan vokasi kemaritiman di bawah naungan Yayasan Nala AL, AMAN JAYA menyelenggarakan pendidikan Diploma Tiga (D-III) dan Diploma Empat (D-IV), dengan masing-masing jenjang memiliki tiga program studi. Melalui penyelenggaraan pendidikan tersebut, AMAN JAYA berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri pelayaran, termasuk dalam bidang kepelautan dan permesinan kapal.

Pengembangan kompetensi taruna menjadi salah satu perhatian utama AMAN JAYA. Proses pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik dan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta budaya keselamatan kerja. Aspek-aspek tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan lulusan menghadapi lingkungan kerja maritim yang menuntut profesionalisme dan kemampuan beradaptasi dengan standar internasional.

Dalam sesi pemaparan program pendidikan dan pelatihan, AMAN JAYA memperkenalkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori, praktik, dan pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan industri. Program pelatihan mencakup pelatihan kepelautan, pemanfaatan simulator, pelatihan keselamatan, serta praktik teknis untuk memperkuat kesiapan taruna sebelum memasuki dunia kerja.

Delegasi Marlow Navigation juga dijadwalkan mengenal fasilitas pelatihan dan simulator yang dimiliki AMAN JAYA. Fasilitas tersebut meliputi Bridge Simulator VStep, Lab Pilot Simulator STR, Engine Simulator, Laboratorium I-Stow, Laboratorium CBT, serta fasilitas permesinan dan perbengkelan.

Pengenalan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperlihatkan dukungan sarana pembelajaran terhadap pengembangan keterampilan praktis calon pelaut.

Aspek lain yang menjadi perhatian dalam pertemuan ini adalah peluang kerja sama di bidang cadet recruitment, penempatan praktik laut atau sea practice opportunities, serta pengembangan kompetensi pelaut atau seafarer development. Pembahasan tersebut mencakup kemungkinan mekanisme seleksi calon taruna, persyaratan penempatan, durasi praktik di kapal, asesmen kompetensi, pemantauan selama berada di kapal, hingga evaluasi kinerja taruna.

Selain itu, komunikasi antara perusahaan dan institusi pendidikan diharapkan dapat membuka ruang pertukaran masukan mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri. Umpan balik dari perusahaan pelayaran dapat menjadi bahan evaluasi bagi AMAN JAYA dalam mengembangkan kurikulum, meningkatkan kualitas pelatihan, dan memastikan kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Direktur AMAN JAYA Samiyono, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa tujuan pendidikan kemaritiman tidak berhenti pada menghasilkan lulusan, tetapi juga mempersiapkan calon pelaut yang kompeten, disiplin, profesional, dan siap memenuhi kebutuhan industri pelayaran internasional.

AMAN JAYA memandang kunjungan Marlow Navigation sebagai kesempatan untuk membangun kemitraan strategis yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia maritim Indonesia. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri diharapkan dapat menciptakan hubungan yang saling mendukung, terutama dalam memperluas kesempatan praktik laut, meningkatkan kualitas pelatihan, serta mempersiapkan taruna memasuki dunia kerja secara lebih terarah.

Melalui pertemuan ini, AMAN JAYA berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dengan pembahasan yang lebih konkret mengenai bentuk, mekanisme, dan ruang lingkup kerja sama. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang memberikan manfaat bagi kedua pihak sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelaut Indonesia di tingkat global.

Menutup pertemuan, Direktur AMAN JAYA menyampaikan harapannya agar kunjungan Marlow Navigation menjadi awal kemitraan strategis jangka panjang yang memberikan manfaat bagi kedua pihak. “We believe that this visit can be the beginning of a meaningful and long-term partnership between AMAN JAYA and Marlow Navigation. Our goal is to develop a structured partnership covering cadet recruitment, sea service opportunities, training, curriculum development and seafarer development,” ujarnya.

Direktur juga berharap masukan dari Marlow Navigation dapat menjadi dasar untuk merumuskan langkah konkret dalam merealisasikan peluang kerja sama, khususnya dalam pengembangan taruna dan peningkatan kualitas pelaut Indonesia agar mampu bersaing di industri pelayaran internasional. “We look forward to receiving Marlow Navigation’s feedback and exploring concrete next steps for cooperation,” tutup Beliau.