Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) terus memperkuat kesiapan akademik, infrastruktur, tata kelola digital, serta jejaring kerja sama nasional dan internasional untuk menyambut Tahun Akademik (T.A.) 2026/2027.
Sejumlah agenda dan kebijakan tersebut dibahas dalam rapat dosen yang digelar pada 25 September 2026. Rapat membahas berbagai persiapan perkuliahan, peningkatan kapasitas ruang kelas, penguatan sumber daya dosen, pengembangan kelembagaan, hingga rencana kerja sama dengan perusahaan pelayaran internasional.
Perkuliahan perdana T.A. 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada 28 September 2026 secara daring. Pelaksanaan secara daring dilakukan karena pada waktu yang sama terdapat agenda peresmian gedung serba guna SMK Jakarta Raya yang berada di depan kampus AMAN JAYA.
236 Calon Taruna, Kapasitas Kelas Ditambah

Pada tahun akademik 2026/2027, AMAN JAYA telah menerima sebanyak 236 calon taruna dan taruni. Bertambahnya jumlah mahasiswa tersebut membuat kebutuhan ruang kelas ikut meningkat.
Saat ini AMAN JAYA memiliki 17 ruang kelas, sementara kebutuhan keseluruhan mencapai 22 ruang. Untuk memenuhi kekurangan tersebut, aula akan dialihfungsikan menjadi ruang kelas. Selain itu, kampus juga menyiapkan pembangunan dua ruang kelas tambahan di lantai 2.
Tidak hanya program reguler, jumlah peserta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) juga mengalami peningkatan. Pada T.A. 2026/2027, AMAN JAYA telah menerima 360 peserta RPL, melanjutkan tren peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun.
Penguatan Disiplin dan Tata Kelola Dosen

Dalam rapat tersebut, AMAN JAYA juga menegaskan kebijakan mengenai kewajiban dosen tetap. Sesuai ketentuan Yayasan Nala, dosen tetap diwajibkan memenuhi kewajiban kehadiran selama 40 jam berada di kampus.
Pemenuhan kewajiban tersebut menjadi bagian dari ketentuan untuk memperoleh gaji penuh sesuai standar yang ditetapkan, termasuk hak-hak lainnya. Sementara itu, dosen tetap yang tidak dapat memenuhi kewajiban tersebut diarahkan untuk mengikuti ketentuan yang berlaku terkait status sebagai dosen tidak tetap.
Mulai T.A. 2026/2027, penghasilan dosen juga akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Distribusi jadwal perkuliahan untuk program studi D3 dan D4 juga telah diberikan kepada seluruh dosen pengampu sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan perkuliahan tahun akademik baru.
Target Pengembangan Menjadi Politeknik

Dalam aspek kelembagaan, AMAN JAYA menargetkan peningkatan status dari akademi menjadi politeknik pada 2027, setelah dibukanya kembali status pengajuan Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melalui aplikasi SIAGA.
Persiapan dokumen dan instrumen borang untuk proses tersebut disebut telah dilakukan pada periode T.A. 2026/2027.
Pengembangan kelembagaan ini sejalan dengan capaian AMAN JAYA yang terus meningkat, baik dalam pengembangan kampus dan program studi maupun dalam membangun kerja sama di tingkat nasional dan internasional.
Dapat Hibah Mesin Yanmar

Dalam penguatan fasilitas pendidikan dan praktik kemaritiman, AMAN JAYA juga memperoleh hibah mesin Yanmar dari PT Pioner. Hibah tersebut diinisiasi oleh Widi, yang merupakan salah satu sesepuh alumni AMAN JAYA.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran dan praktik taruna sehingga semakin relevan dengan kebutuhan industri maritim.
Jalin Penjajakan dengan Perusahaan Pelayaran Internasional

Penguatan kerja sama dengan industri juga menjadi salah satu agenda AMAN JAYA.
Pada 8 Oktober 2026, AMAN JAYA dijadwalkan menerima kunjungan Maslow Navigation dari Cyrus, perusahaan pelayaran internasional.
Kunjungan tersebut diarahkan untuk menjajaki kemitraan dalam perekrutan cadet dan lulusan AMAN JAYA, serta membuka peluang kerja sama lainnya yang relevan dengan kebutuhan industri pelayaran.
Selain kerja sama industri, AMAN JAYA juga akan memperluas jejaring internasional melalui keikutsertaan dalam Asia Maritime and Fisheries Universities Forum (AMFUF).
Tim delegasi AMAN JAYA dijadwalkan menghadiri kegiatan AMFUF pada 11–15 November 2026 di Hai Phong, Vietnam.
Forum tersebut merupakan agenda internasional yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun dan menjadi ruang bagi institusi pendidikan bidang maritim dan perikanan untuk membangun jejaring serta kerja sama.
Perkuat Tata Kelola Digital

Transformasi digital juga menjadi bagian dari pengembangan tata kelola AMAN JAYA. Kampus telah menyiapkan infrastruktur berupa intranet dan Network Attached Storage (NAS) untuk mendukung kebutuhan penyimpanan data dalam proses perkuliahan maupun penyediaan bahan ajar.
Di sisi pelaporan pendidikan tinggi, sistem NeoFeeder untuk PDDIKTI akan menjalani migrasi menggunakan ProFeeder milik SEVIMA. Dengan sistem tersebut, pelaporan yang dilakukan melalui SIAKAD SEVIMA dapat terintegrasi dengan NeoFeeder dan selanjutnya ke PDDIKTI.
Para dosen juga diwajibkan secara konsisten memenuhi pelaporan kegiatan perkuliahan melalui SIAKAD SEVIMA hingga 100 persen. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memastikan ketercapaian pelaporan akademik setiap semester secara lengkap dan tepat.
Dengan berbagai persiapan tersebut, AMAN JAYA memasuki T.A. 2026/2027 dengan agenda pengembangan yang mencakup peningkatan kapasitas pendidikan, penguatan infrastruktur, transformasi digital, pengembangan kelembagaan, serta perluasan kemitraan nasional dan internasional. ( Humas AMAN JAYA )