Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) resmi menutup rangkaian kegiatan Pekan Orientasi Taruna (POSTAR) dan Pembaretan Angkatan Ke-59 Tahun Akademik 2026/2027 melalui upacara khidmat di Kampus AMAN JAYA, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Rangkaian penempaan fisik, mental, dan kedisiplinan yang berlangsung selama tujuh hari penuh sejak 16 hingga 23 September 2026 ini berhasil meluluskan 230 Calon Taruna-Taruni yang siap melangkah ke jenjang pendidikan vokasi kemaritiman.

Penempaan Lapangan dan Matra Kampus

POSTAR Angkatan 59 dirancang sebagai kawah candradimuka untuk mentransformasikan karakter warga sipil biasa menjadi sosok taruna matra laut yang berintegritas, cerdas, dan santun. Pembentukan karakter ini memadukan dua fase utama: empat hari penempaan di alam bebas Bumi Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat (17–20 September), serta tiga hari pembekalan tradisi dan tata tertib dinas dalam di Kampus AMAN JAYA (20–23 Sept 2026).

Selama di Subang, para calon taruna diuji ketahanan fisik dan mentalnya melalui berbagai materi praktis seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Lintas Medan, Jurit Malam, Long March, hingga Lintas Medan Air dan Tradisi Pembaretan.

Fase ini menjadi ruang peluruhan ego pribadi sekaligus perajut Jiwa Korsa (Esprit de Corps) antar sesama rekan seangkatan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di kampus dengan pembekalan materi matra, kepemimpinan dari Direktur AMAN JAYA, serta pengenalan program studi Nautika, Teknika, dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan (KPNK).

Menjawab Tantangan Industri Pelayaran Internasional

Direktur AMAN JAYA, Kolonel Laut (Purn) Samiyono, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara pada Penutupan POSTAR Angkatan 59. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya keharmonisan antara kesiapan fisik dan ketahanan mental dalam menghadapi realitas dunia maritim modern.

“Dunia maritim dan industri pelayaran niaga internasional menuntut standar profesionalisme tanpa kompromi.

Gelombang samudra, cuaca ekstrem di laut lepas, serta dinamika operasional kapal niaga modern tidak pernah memberi ruang bagi kelemahan fisik maupun kelalaian mental. Ketahanan fisik, mental baja, kecerdasan adaptif, serta rasa tanggung jawab atas keselamatan jiwa dan muatan harus mendarah daging sejak hari pertama di AMAN JAYA,” tegas Direktur  di hadapan para peserta upacara.

Dari total 231 peserta yang terdaftar, sebanyak 230 calon taruna-taruni dari berbagai Program Studi (TROK, TRPK, MPLM, Nautika, Teknika, dan KPNK) berhasil menyelesaikan seluruh kawah candradimuka hingga akhir. Satu orang peserta terpaksa dipulang-rawatkan lebih awal untuk penanganan medis karena kondisi kesehatan.

Komitmen Evaluasi dan Digitalisasi Ketarunaan

Selain memberikan apresiasi tinggi kepada Pengasuh Taruna (PASUHTAR) dan Resimen Korps Taruna atas kelancaran acara, pimpinan AMAN JAYA juga menegaskan komitmen lembaga terhadap standar keselamatan, kehati-hatian, dan Standard Operating Procedure (SOP) pembinaan ketarunaan modern.

Pimpinan lembaga menginstruksikan evaluasi menyeluruh secara objektif dan transparan atas seluruh dinamika lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pembentukan karakter di lingkungan AMAN JAYA tetap berada di koridor edukatif, profesional, berorientasi pada keselamatan, serta relevan dengan perkembangan industri pelayaran global saat ini.

Penutupan POSTAR 2026 ditandai dengan unjuk kebolehan Seni Bela Diri oleh para taruna baru, sebagai tanda kesiapan mereka memasuki kancah pendidikan akademik, laboratorium, hingga Pelayaran Praktik (Prala) mendatang demi mewujudkan Visi AMAN JAYA sebagai Perguruan Tinggi Maritim Swasta yang unggul dan berdaya saing tinggi. ( Humas AMAN JAYA)