Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan pengabdian pendidikan maritim nasional melalui Wisuda Tahun 2025 sekaligus Pelantikan Taruna–Taruni Angkatan 58 Tahun Akademik 2025/2026.
Momentum ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda lahirnya generasi baru insan profesional maritim yang siap mengemban amanah besar bagi keselamatan pelayaran, daya saing industri maritim, serta pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Developing Resilient and Globally Competitive Maritime Transportation Officers Towards Blue Economic Transformation”, wisuda tahun ini merefleksikan tantangan global dunia maritim sekaligus harapan besar terhadap lulusan AMAN JAYA sebagai perwira transportasi laut masa depan.

Dunia maritim global saat ini menghadapi berbagai tantangan strategis, mulai dari disrupsi teknologi melalui digitalisasi pelayaran dan otomasi pelabuhan, meningkatnya tuntutan keselamatan dan keamanan pelayaran, hingga tekanan isu lingkungan dan perubahan iklim. Di sisi lain, persaingan global tenaga kerja maritim menuntut kompetensi internasional, sertifikasi global, serta profesionalisme yang tinggi.
Dalam konteks tersebut, perwira transportasi laut tidak lagi cukup hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga dituntut memiliki ketangguhan mental, kemampuan adaptasi teknologi, serta wawasan global yang kuat.
Resilience: Karakter Kunci Perwira Maritim
Ketangguhan atau resilience menjadi nilai utama yang ditanamkan kepada seluruh lulusan AMAN JAYA. Ketangguhan tersebut mencakup kekuatan fisik dan mental dalam menghadapi kerasnya dunia kerja di laut, ketangguhan profesional dalam pengambilan keputusan kritis, serta ketangguhan etika yang berlandaskan integritas, disiplin, dan tanggung jawab terhadap keselamatan jiwa, kapal, dan lingkungan laut.

Perwira maritim yang tangguh adalah mereka yang mampu berdiri tegak di tengah gelombang tantangan tanpa kehilangan komitmen terhadap standar keselamatan dan profesionalisme internasional.
Daya Saing Global dan Peran Strategis AMAN JAYA
Daya saing global lulusan AMAN JAYA dibangun melalui penguasaan standar internasional STCW 1978 beserta amandemennya, kemampuan komunikasi lintas budaya dan bahasa, penguasaan teknologi navigasi dan manajemen pelayaran modern, serta sikap profesional yang menjunjung tinggi etika maritim internasional.
Sebagai institusi pendidikan vokasi maritim, AMAN JAYA terus memperkuat perannya melalui kerja sama internasional dengan Korea Maritime and Ocean University (KMOU) dan Safe Tech Research (STR), serta partisipasi aktif dalam forum internasional seperti The 23rd Asia Maritime and Fisheries Universities Forum (AMFUF) 2025.

Pada wisuda tahun 2025 ini, AMAN JAYA meluluskan 67 wisudawan yang terdiri dari Program Studi Nautika (30), Teknik (20), dan KPNK (17). Selain itu, dilaksanakan pula pelantikan 187 taruna–taruni Angkatan 58, dengan rincian Nautika (84), Teknik (69), dan KPNK (34).
Adapun wisudawan terbaik diraih oleh:
- Baradian Alfariz (Teknik) dengan IPK 3,42
- Iman T.S. Simanjuntak (Nautika) dengan IPK 3,63
- Moch. Julian Akbar Pasaribu (KPNK) dengan IPK 3,75
Sebanyak 118 taruna telah menyelesaikan praktik layar dan 17 taruna menyelesaikan praktik darat, menunjukkan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja nyata.
Secara kelembagaan, AMAN JAYA memiliki Akreditasi Institusi Baik, Akreditasi Program Studi Baik Sekali, Approval Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta sertifikasi ISO 9001:2015 oleh WQA. Ke depan, AMAN JAYA juga terus mengembangkan institusi melalui pembukaan Program Studi D4 MPLM, TROK, dan TRPK.
Menuju Transformasi Ekonomi Biru
Transformasi ekonomi biru menjadi arah masa depan pembangunan maritim nasional. Dalam paradigma ini, laut tidak hanya dipandang sebagai jalur transportasi, tetapi juga pusat inovasi dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Keselamatan pelayaran berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, efisiensi operasional, serta pengurangan emisi.
Perwira transportasi laut lulusan AMAN JAYA diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan prinsip ekonomi biru melalui praktik pelayaran yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.
Dalam narasi penutupnya, Direktur Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Samiyono, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla, menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para lulusan:

“Atas nama seluruh sivitas akademika Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati Tahun 2025, serta selamat bergabung kepada Taruna–Taruni Angkatan 58 Tahun Akademik 2025/2026.
Semoga kalian menjadi perwira transportasi maritim yang tangguh, unggul, dan berdaya saing global, serta turut berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan penggerak utama transformasi ekonomi biru global.”
Wisuda AMAN JAYA 2025 menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membangun sumber daya manusia maritim unggul siap berlayar mengabdi untuk bangsa, negara, dan dunia. ( Humas AMAN JAYA)