Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) melaksanakan Pantukhir (Pemantauan Terakhir) Gelombang 2 Angkatan 59, yang diikuti oleh 215 calon taruna dan taruni. Kegiatan ini dipimpin oleh Adica Tri Putra, Komandan Batalyon LVIII, serta dihadiri langsung oleh Direktur AMAN JAYA, Samiyono, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla, bersama jajaran pamong. ( 22/08/26)

Pantukhir menjadi salah satu tahapan penting untuk melihat kesiapan para calon taruna dan taruni sebelum memasuki dunia pendidikan kemaritiman. Lebih dari sekadar proses seleksi, momen ini menjadi pembuktian atas perjuangan, kedisiplinan, kesiapan, dan kesungguhan yang telah mereka bangun selama mengikuti rangkaian seleksi.

Bagi Syawal Purnama dari Palu Sulawesi Tengah, AMAN JAYA merupakan tempat untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai bekal menjadi pelaut profesional. Sementara Sastra Sumalahi dari Bandung melihat AMAN JAYA sebagai gerbang menuju dunia kepelautan global melalui pendidikan dan jejaring internasional.

Di balik senyum para catar, tersimpan cerita tentang perjuangan dan keteguhan untuk terus melangkah. Pantukhir menjadi satu langkah terakhir menuju cita-cita, sekaligus awal dari perjalanan baru untuk menjadi insan maritim yang profesional dan berkarakter.

Direktur AMAN JAYA berpesan kepada seluruh catar untuk tetap fokus, percaya diri, dan memberikan yang terbaik hingga akhir.

Selamat berjuang Catar-Catri Angkatan 59 AMAN JAYA. Berjuang sampai akhir, karena setiap langkah hari ini adalah bagian dari perjalanan menuju masa depan di dunia maritim. ( Humas AMAN JAYA)