Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) kembali memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang teknologi dan pendidikan maritim melalui kunjungan Safe Tech Research (STR) Korea yang didampingi oleh Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA). ( 28/08/26)

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung perkembangan serta implementasi simulator STR Korea yang telah terpasang di AMAN JAYA beberapa bulan sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, tim STR Korea bersama KOTRA meninjau langsung perangkat simulator sekaligus berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi tersebut dalam mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi taruna. Kehadiran KOTRA turut memberikan dimensi strategis dalam hubungan kerja sama Indonesia–Korea Selatan, khususnya sebagai fasilitator dan penghubung antara perusahaan-perusahaan Korea Selatan dengan mitra di Indonesia dalam pengembangan kerja sama business to business (B2B).

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan pertemuan bersama sejumlah institusi pendidikan maritim. STR Korea dan AMAN JAYA menerima kunjungan AKMI Suaka Bahari Cirebon yang berada di bawah naungan Yayasan Samudera Indonesia, didampingi langsung oleh Ketua Yayasan beserta jajaran staf. Turut hadir perwakilan dari SMK Pelayaran 61 Kepulauan Seribu dan SMK Pelayaran Jalasena.

Pada kesempatan tersebut, STR Korea memaparkan perkembangan teknologi simulator yang telah digunakan oleh sejumlah instansi pemerintah dan lembaga pendidikan pelayaran di Korea Selatan.

Di antaranya adalah pemanfaatan teknologi tersebut oleh Korea Maritime Safety Tribunal (KOMSA) dan Korea Research Institute of Ships and Ocean Engineering (KRISO). Paparan ini memberikan gambaran mengenai perkembangan teknologi simulator sekaligus peluang pemanfaatannya dalam mendukung pendidikan dan pelatihan maritim di Indonesia.

Tidak berhenti pada pengembangan simulator, STR Korea juga memperkenalkan VMAT, sebuah aplikasi berbasis teknologi GPS yang menyajikan visualisasi tiga dimensi. Teknologi tersebut sebelumnya telah diperkenalkan kepada Kantor Distrik Navigasi Kelas B Tanjung Priok yang berlokasi di kawasan Ancol, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, tim STR Korea diterima langsung oleh Kepala Kantor Distrik Navigasi Tanjung Priok, Dr. Capt. Mugen S. Sartoto, M.Sc., beserta jajaran. STR Korea menjelaskan berbagai keunggulan VMAT dan potensi penerapannya untuk mendukung sistem Vessel Traffic Services (VTS), khususnya dalam meningkatkan kemampuan pemantauan dan visualisasi kondisi lalu lintas kapal.

Pihak Kantor Distrik Navigasi Tanjung Priok menyambut positif perkembangan teknologi VMAT. Antusiasme tersebut ditunjukkan melalui pembahasan mengenai peluang integrasi VMAT dengan sistem VTS yang telah berjalan. STR Korea selanjutnya akan melakukan kajian dan uji coba untuk melihat kemungkinan integrasi teknologi tersebut dengan sistem yang ada.

Seluruh rangkaian kunjungan, diskusi, dan presentasi berlangsung dengan lancar dan produktif. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi AMAN JAYA untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan mitra internasional, institusi pendidikan, instansi pemerintah, maupun pelaku industri maritim.

Melalui penguatan kerja sama dan pemanfaatan teknologi maritim terkini, AMAN JAYA terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring internasional, serta mempersiapkan sumber daya manusia maritim yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari tekad AMAN JAYA untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi maritim terdepan, unggul, dan bereputasi dunia. (Humas AMAN JAYA)