Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA) menerima hibah Simulator Maritim dari SafeTech Research (STR) Korea Selatan dalam rangka Pilot Implementation Plan for Innovative Products (STR Simulator). Program ini merupakan bentuk kerja sama internasional yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan maritim berbasis teknologi modern di Indonesia.

Hibah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur AMAN JAYA Nomor B/01/AMAN JAYA/I/2026 tanggal 5 Januari 2026 perihal progres pengiriman barang hibah simulator dari STR Korea.

Dalam rangka memastikan kesiapan implementasi, pihak STR melakukan kunjungan resmi ke AMAN JAYA pada 21 Januari 2026, yang dihadiri oleh Dr. In-Young Gong selaku CEO SafeTech Research dan Prof. Capt. Yun-Sok Lee, alumni Korea Maritime and Ocean University (KMOU).

Pilot Project STR Simulator

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, disepakati pelaksanaan Pilot Project STR Simulator dengan periode kegiatan mulai 1 Oktober 2025 hingga 30 September 2026. Proyek ini memiliki nilai sebesar Rp3,212 miliar dan sepenuhnya didukung oleh Korea Institute of Procurement (KIP).

Simulator yang akan dipasang merupakan jenis Lab-Pilot Class (Class B). Pengiriman peralatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada 18 Desember 2025, dan tahap kedua direncanakan pada akhir Maret 2026. Selama pelaksanaan proyek, kegiatan berada di bawah pengawasan Pemerintah Korea Selatan melalui perwakilan resminya di Indonesia, Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA).

Masa garansi produk berlaku selama satu tahun, terhitung sejak 1 April 2026 hingga 31 Maret 2027. Setelah masa garansi berakhir, kerja sama akan dilanjutkan melalui mekanisme kontrak ulang. Sebelum pengiriman tahap kedua, STR juga akan mengundang perwakilan AMAN JAYA ke Korea Selatan untuk melakukan uji coba sistem dan diskusi teknis lanjutan.

Simulator direncanakan akan dipasang di lantai 2, bersebelahan dengan Laboratorium Menjangka Peta. Kebutuhan ruang instalasi adalah 6 x 4 meter, sementara ruang yang tersedia saat ini berukuran 6 x 3 meter, sehingga diperlukan penyesuaian ruang.

Dari sisi infrastruktur pendukung, simulator membutuhkan daya listrik sebesar 12.350 watt. AMAN JAYA juga akan menerima dongle key sebagai sistem pengaman aplikasi simulator yang wajib dijaga untuk memastikan keamanan sistem.

Proses instalasi simulator akan dilakukan oleh Tim SafeTech Research (STR) dengan dukungan teknisi dari AMAN JAYA. Setelah instalasi selesai, tim AMAN JAYA akan memperoleh pelatihan operasional simulator serta sertifikat resmi dari STR.

Seluruh rangkaian instalasi akan diawasi dan diperiksa oleh KOTRA, KIP, dan STR guna memastikan kesesuaian standar teknis dan operasional. Pemeliharaan perangkat lunak akan dilakukan melalui sistem remote access (TeamViewer/AnyDesk), sedangkan pemeliharaan perangkat keras akan ditangani oleh perwakilan STR di Indonesia.

Direktur AMAN JAYA menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan maritim nasional.

“Hibah simulator dari SafeTech Research Korea Selatan ini merupakan bentuk kepercayaan internasional kepada AMAN JAYA. Kehadiran simulator berstandar global ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi taruna, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi tuntutan industri maritim nasional maupun internasional,” ujar Direktur AMAN JAYA.

Lebih lanjut, Direktur AMAN JAYA menegaskan bahwa institusinya berkomitmen untuk memanfaatkan hibah ini secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan kerja sama ini, baik dari sisi operasional, pemeliharaan, maupun pengembangan kurikulum berbasis teknologi, agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh sivitas akademika,” tambahnya.

Melalui kerja sama strategis ini, AMAN JAYA menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan maritim yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada peningkatan daya saing sumber daya manusia pelayaran Indonesia di tingkat global. ( Humas AMAN JAYA)

source image: SaveTechResourch Korea